Rabu, 17 Apr 2024
Uncategorized

UNRAS WARGA TUTUP OBJEK WISATA LEWIKUNTEN BOGOR

Bogor, Centralnews24 – Diduga sering menjadi lokasi kegiatan keagamaan, obyek wisata Leuwi Kunten yang terletak di Kampung Leuwi Goong, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor ditutup paksa oleh warga sekitar Sabtu (16/03/2024).

Warga meminta agar pihak pengelola berjanji tidak menerima tamu yang akan melakukan kegiatan ritual keagamaan di lokasi tersebut sehingga tidak membuat warga resah, selain itu warga meminta agar pengelola mengurus perizinan salah satunya ijin gangguan kepada warga.

Aksi penutupan lokasi wisata yang.berbasis alam pegunungan dan sungai ini dilakukan puluhan warga Kampung Leuwigoong dengan memasang spanduk penutupan.
Spanduk penutupan dengan ukuran sekitar 3 kali 2,5 meter tersebut dipasang melintang di depan pintu masuk lokasi wisata.

Selain itu secara bergantian, sejumlah warga juga menunggui lokasi wisata tersebut sehingga tidak bisa dikunjungi wisatawan.

Ketua RW 06 yang juga merupakan koordinator aksi Sunarto mengungkapkan penutupan paksa yang dilakukan warga ini menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan pihaknya siang tadi. Dalam unjuk rasa tersebut warga mengusung tiga tuntutan utama.

Salah satunya warga menolak penggunaan lokasi wisata untuk kegiatan keagamaan tertentu. Dari pemantauan warga, lokasi wisata yang terdiri dari tempat pertemuan dan tenda menginap di alam terbuka ini sering dipakai untuk kegiatan keagamaan tertentu.

“Jadi hasil pemantauan kami pada tanggal 13 maret lalu dipakai untuk kegiatan. Juga di lokasi perkemahan dipakai untuk kegiatan retreat. Warga merasa terganggu, ini kan lokasi wisata,” tegas Sunarto.

Selain itu warga juga menuntut agar pihak pengelola segera mengurus segala jenis perizinan wisata salah satunya ijin gangguan (HO) kepada warga. Pasalnya meski sudah berdiri lama dan banyak pengunjung namun lokasi wisata ini masih belum mengurus perizinan.

Warga menegaskan akan terus melakukan blokade lokasi wisata alam di kaki Gunung Pancar tersebut sampai pihak pengelola datang menemui mereka…(Ipunk)



Baca Juga