Oplus_131072 
Centralnews24 -Kabupaten Bogor mencatat tonggak bersejarah dalam penguatan komoditas hortikultura unggulannya dengan resmi melepas ekspor perdana durian beku langsung ke Tiongkok. Sebanyak 48 ton durian beku diberangkatkan dengan total nilai ekspor mencapai Rp5,1 miliar, menandai terbukanya pasar internasional yang lebih luas bagi produk pertanian lokal.
Acara pelepasan perdana yang berlangsung hari ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, dan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Keduanya turut mendampingi Ketua Badan Karantina Indonesia, Dr. Sahat Manaor Panggabean, dan Anggota Komisi V DPR RI, Marlyn Maisarah.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan bahwa ekspor perdana ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha.
”Langkah ini tidak hanya membuka pasar internasional yang lebih luas, tetapi yang paling utama adalah meningkatkan kesejahteraan petani lokal di Kabupaten Bogor. Kami berharap momentum ini dapat memicu peningkatan kualitas dan kuantitas produksi komoditas unggulan lainnya,” ujar Sastra Winara.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menambahkan bahwa keberhasilan ekspor ini merupakan hasil dari upaya panjang dalam pembinaan dan pengawasan mutu. “Durian Bogor kini telah diakui kualitasnya hingga ke mancanegara. Ini adalah keuntungan besar bagi petani dan eksportir kita, serta memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai lumbung pangan dan hortikultura,” kata Rudy Susmanto.
Ekspor langsung ke Tiongkok ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk komoditas durian dan potensi hasil pertanian lainnya dari Kabupaten Bogor. Keberhasilan pelepasan perdana ini membuka harapan baru bagi petani, memberikan kepastian pasar, dan mendorong peningkatan pendapatan di sektor pertanian.(***)