Kamis, 8 Jan 2026
EkonomiNasional

Islamic Young Economic Forum Resmi Terbentuk di Istanbul, Syafii Efendi Terpilih sebagai Presiden ​ISTANBUL

Centralnews24– Gerakan persatuan ekonomi global baru telah lahir dengan resmi dideklarasikannya Islamic Young Economic Forum (IYEF) di Istanbul, Turki. Dalam pertemuan bersejarah yang dihadiri oleh perwakilan pemuda dari Pakistan, Azerbaijan, Turki, dan Indonesia, forum ini berkomitmen untuk memperkuat peran ekonomi pemuda dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

​Pada deklarasi tersebut, Syafii Efendi dari Indonesia terpilih secara aklamasi sebagai Presiden IYEF, sementara perwakilan dari Turki dipercayakan sebagai Sekretaris Jenderal.
​Dalam pidato perdananya, Presiden IYEF terpilih, Syafii Efendi, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat persatuan dan kolaborasi di antara para pemuda Islam. Ia menekankan pentingnya sinergi untuk menghadapi tantangan ekonomi global.
​”Saya sangat bangga dengan semangat persatuan anak-anak muda negara-negara OKI. Kami akan mengajak lebih banyak lagi anak-anak muda Islam dari berbagai negara untuk bergabung dan berjejaring, merapatkan barisan,” ujar Syafii Efendi.

​Fokus pada Edukasi dan Pemberdayaan Startup

​Islamic Young Economic Forum didirikan dengan visi utama menjadi rumah edukasi yang solid bagi para startup dan pengusaha pemula di dunia Islam. IYEF bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi mereka menjadi pelaku usaha besar yang mampu bersaing di kancah internasional.
​Dukungan kuat juga datang dari Hammad Kakar, perwakilan Pakistan yang menjadi salah satu pembicara dalam forum tersebut.

​”Anak muda dan ekonomi adalah dua kekuatan yang harus dibangun oleh negara-negara Islam, termasuk Pakistan. Kami mendukung Syafii Efendi untuk fokus membangun organisasi ini menjadi kekuatan baru di dunia,” kata Hammad Kakar.

​Menolak Menjadi Pasar, Bertekad Menjadi Pemain Utama

​IYEF hadir sebagai respons atas posisi dunia Islam yang saat ini kerap menjadi sasaran pasar bagi kekuatan ekonomi global.

Syafii Efendi menegaskan bahwa sudah saatnya pemuda Islam bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi kekuatan penentu pasar.

​”Kita tak boleh lagi menjadi penonton dan pasar. Kita mesti menjadi pemain dan penentu di sebuah pasar yang besar, khususnya negara-negara Islam yang populasinya begitu besar,” tutup Syafii Efendi saat dikonfirmasi oleh awak media.

​Deklarasi IYEF menandai babak baru dalam upaya kolektif pemuda Islam untuk membangun kekuatan ekonomi yang mandiri dan berpengaruh di tingkat global.(***)



Baca Juga