Jumat, 12 Des 2025
Uncategorized

DPD KNPI Kabupaten Bogor Dan Disbutpar Kolaborasi Dalam Acara Festival Film Kabupaten Bogor 2025: Dorong Kebangkitan Sineas Daerah Menuju Panggung Nasional

Oplus_131072

Centralnews24 – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersama anggota DPRD Kabupaten Bogor dengan bangga menyelenggarakan Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2025.

Ajang bergengsi ini digadang-gadang menjadi momentum penting bagi kebangkitan perfilman daerah dan batu loncatan bagi para sineas muda untuk berkiprah di kancah nasional.

​Festival ini merupakan kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai unsur, menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan industri kreatif daerah.

​”FFKB 2025 bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi sebuah wadah pertemuan, pertukaran ide, dan penguatan jaringan bagi para pembuat film muda dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Bogor,” ujar kepala Disbudpar kab. Bogor

“Kami percaya, potensi sineas di Bogor sangat besar dan melalui festival ini, kami ingin memastikan karya-karya terbaik mereka mendapatkan apresiasi dan kesempatan untuk bersinar di tingkat yang lebih tinggi.”ungkapnya

​Penyelenggaraan FFKB 2025 didukung penuh oleh:

  • ​Generasi Muda dan Komunitas Sineas: Sebagai motor penggerak utama dalam kreativitas dan produksi film.

  • ​Karang Taruna dan KNPI: Memastikan jangkauan yang luas dan melibatkan partisipasi pemuda di tingkat desa hingga kabupaten.

  • ​Pemerintah Daerah dan Legislatif: Menyediakan dukungan kebijakan, fasilitas, dan anggaran untuk keberlanjutan acara.

​Dukungan kuat dari berbagai pihak ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem perfilman daerah yang sehat dan berkelanjutan.

FFKB 2025 akan menjadi etalase bagi narasi lokal yang kaya, mengangkat isu, budaya, dan keindahan alam Kabupaten Bogor ke permukaan.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago menambahkan, “Kami mengajak seluruh sineas muda Kabupaten Bogor untuk memanfaatkan platform ini sebaik-baiknya.

Ini adalah kesempatan Anda untuk menunjukkan bahwa film-film dari daerah mampu bersaing dan memiliki kualitas yang membanggakan.” Tutupnya (***)



Baca Juga