Kamis, 4 Des 2025
Nasional

Rudy Susmanto Bupati Bogor Dan Dedi Mulyadi Hadiri Di Peringatan HJB ke-543 di Kabupaten Bogor

BOGOR – Centralnews24// 03.06.2025.

Usia ke-543, Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Selasa (3/6/2025). 

Upacara peringatan HJB ini dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan dihadiri oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, serta Wakil Bupati Bogor Jaro Ade.


Turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fotkopimda) Kabupaten Bogor, para Aparatur Sipil Negara Kabupaten Bogor dan tamu undangan.

Dalam pidatonya, Dedi mengatakan Bogor adalah pusat peradaban Sunda
Oleh karena itu, pada momen istimewa HJB ini, dia mengajak masyarakat mengembalikan jati diri Bogor sebagai tanah pusakanya orang Sunda.


“Kalau ingin jadi pemimpin hebat, cintai Bogor,” kata Dedi di Cibinong, Selasa (2/6/2025).
Dia menjelaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tinggal di Cikeas, Bogor, selama dua periode memimpin Indonesia.
Begitu pun dengan Presiden Jokowi yang tinggal di Istana Bogor pada periode kedua masa kepemimpinannya.

Pak Prabowo bisa menjadi presiden, tinggalnya di mana? Bogor. Jadi kalau mau jadi pemimpin hebat hormati Bogor. Siapa yang merusak Bogor akan hancur,” papar Dedi.

Dia mengungkapkan siapapun yang menjadi pemimpin di Bogor akan menjadi petinggi di negeri ini.


“Berbahagialah yang menjadi pemimpin di Bogor karena berkesempatan menjadi petinggi di negeri ini. Berbahagialah yang menjadi Kapolres Bogor, Dandim Bogor, Kajari Bogor dan Ketua Pengadilan Negeri Bogor, Anda akan jadi petinggi di negeri ini,” tambah Dedi.

Sambil bercanda Dedi mengungkapkan siapa yang jadi petingggi di negeri ini, dekati Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Kalau hari ini pengen naik cepat naik pangkat, dekati pak Rudy,” tuturnya.

Dia mengucapkan terima kasih atas kesempatan merayakan HJB bersama masyarakat Bogor.


Selamat untuk semuanya. Hari ini kita mengerti sejarah dan peradaban Bogor. Kita maju bersama menuju Bogor Istimewa,” tandas Dedi.
Usai pidato, Dedi mengumumkan memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp 5 juta ke komandan upacara, Rp 10 juta ke pengiring musik, dan Rp 2,5 juta kepada MC (Master of Ceremony).

Sebagai informasi, peringatan Hari Jadi Bogor 543 dimulai dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg, Cibinong, pada Senin (2/6/2025).

“Perayaan HJB akan berpuncak dalam Pawai Obor pada 26 Juni 2025 di Stadion Pakansari,” kata Yudi Santosa, Ketua Panitia HJB ke-543 Kabupaten Bogor, di Cibinong, Selasa (3/6/2025).


Dia menjelaskan peringatan HJB kali ini mengusung tema ‘Sacangreud Pageuh Sagolek Pangkek Ngarojong Pangwangunan’.
“Tema ini diambil dari istilah Sunda yang artinya konsisten dan komitmen pemimpin, Pemerintah Kabupaten Bogor dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Dengan tema ini, Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Bumi Tegar Beriman.

Tema ini memiliki makna kebersamaan dan gotong-royong dalam membangun daerah Kabupaten Bogor,” tutur Yudi.
Untuk memperkuat tema ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah meluncurkan logo Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543.


Yudi mengungkapkan logo HJB ke-543 ini sarat dengan nilai sejarah dan budaya.    “Logo HJB 2025 ini mengusung berbagai simbol dan warna dengan makna mendalam, mencerminkan semangat kebangkitan serta identitas masyarakat Bogor,” papar Yudi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor ini menambahkan logo HJB 2025 ini memiliki makna yang sangat mendalam akan sejarah Kabupaten Bogor.

“Logo HJB 2025 memuat beberapa elemen visual yang kaya simbolisme seperti Bendera Merah Putih, tulisan HJB 543, simbol raya jagat, kujang, logo Kabupaten Bogor Istimewa-Gemilang hingga slogan Kuta Udaya Wangsa,” jelas Yudi.

Berikut makna dari Logo HJB ke-543 yang diusung Kabupaten Bogor:

• Bandera Merah Putih: Melambangkan semangat bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan, kedaulatan, persatuan, keberanian, dan ketulusan.
• Tulisan HJB 2025: Menunjukkan Hari Jadi Bogor tahun 2025.
• Bentuk Angka (543) Menyerupai Jalan: Menggambarkan makna pembangunan, kemajuan, dan pertumbuhan.
• Simbol Raya Jagat: Melambangkan koneksi, komunikasi, dan keterbukaan.
• Warna Emas: Melambangkan kekayaan, kemewahan, kesuksesan, dan keagungan.
• Warna Merah: Melambangkan energi, gairah, keberanian, kekuatan, dan semangat.
• Kujang: Melambangkan keberanian, kekuatan, keadilan, perlindungan, persatuan, kebanggaan, dan identitas budaya Sunda.
• Logo Kabupaten Bogor ISTIMEWA – GEMILANG: Merupakan tagline Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
• “Kuta Udaya Wangsa”: Mengandung makna harapan agar Kabupaten Bogor menjadi pusat kebangkitan dan kekuatan pembangunan untuk mencapai kemajuan dan kemakmuran bangsa dengan dukungan masyarakat.

“Dengan tema dan logo ini, kami berharap ada kolaborasi dan kerja sama dari semua elemen untuk membangunan Kabupaten Bogor yang istimewa nan gemilang,” tandas Yudi. (***)



Baca Juga