Minggu, 14 Jul 2024
Nasional

Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW dan Tausiah Kebangsaan Siap Digelar Mulai Dari Gebyar UMKM Sampai Kirab Bendera

CIBINONG- Berbagai kegiatan akan digelar untuk memeriahkan kegiatan Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW dan Tausiah Kebangsaan 1445 H/ 2023 M dengan tema “Dengan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Bangsa Indonesia Tidak Melupakan Sejarah Untuk Memperkokoh NKRI” yang siap digelar selama tiga hari dari 12-14 Oktober 2023, di Lapangan Tegar Beriman.

 

Beberapa rangkaian kegiatan Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW dan Tausiah Kebangsaan yakni, hari pertama pada 12 Oktober 2023 diawali dengan kegiatan Ziarah Kebangsaan, Kirab dan Festival Hadroh, ziarah bersama ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg lalu Kirab Merah Putih dari TMP Pondok Rajeg hingga Lapangan Tegar Beriman, penyisihan Festival Hadroh di Lapangan Tegar Beriman serta Pameran UMKM yang akan berlangsung selama dua hari (12-13 Oktober 2023) di Lapangan Tegar Beriman.

 

Hari kedua pada, 13 Oktober 2023 yakni Festival Marawis dan Qasidah dengan rincian Festival Qasidah (Penyisihan), Festival Marawis (Penyisihan) dan Pameran UMKM Hari ke-2 di Lapangan Tegar Beriman.

 

Kegiatan pada hari ketiga pada 14 Oktober 2023, beberapa rangkaian kegiatan yakni, final Festival Hadroh, Marawis dan Qasidah di Lapangan Tegar Beriman. Kemudian puncak acara Maulid Akbar dan Tausiah Kebangsaan di Lapangan Tegar Beriman akan diisi oleh K.H. Zein Jarnuji dan K.H. Mustofa A.B.N dan diakhiri dengan tausiah kebangsaan dan do’a penutup oleh Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya.

 

Danlanud ATS selaku Ketua Umum Panitia Maulid Akbar dan Tausiyah Kebangsaan, M. Taufiq Arasj mengungkapkan bahwa, kegiatan itu diselenggarakan untuk memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW dengan tujuan untuk mempererat ukhuwah islamiyah antar sesama muslim dan meningkatkan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Menurutnya, peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW kali ini perdana dilakukan dalam skala besar yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat, dengan tujuan menguatkan cinta kepada Nabi Muhammad SAW, meningkatkan pemahaman akan ajaran Islam, dan mengedepankan nilai-nilai toleransi dan perdamaian.

 

“Ini juga sebagai sarana untuk menyatukan umat Islam Indonesia dalam semangat dan kebangsaan, memperkuat rasa persatuan, serta membentuk identitas yang kuat sebagai warga negara Indonesia yang berpegang teguh pada nilai-nilai dan semangat kebangsaan,” terang M. Taufiq Arasj.

 

Lanjut M. Taufiq Arasj, tema yang diusung dalam kegiatan Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW dan Tausiah Kebangsaan adalah “Dengan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Bangsa Indonesia Tidak Melupakan Sejarah Untuk Memperkokoh NKRI”, untuk mewariskan nilai-nilai kebangsaan yang muncul dari semangat perjuangan para Pahlawan yang diwariskan kepada generasi penerus bangsa untuk menjaga dan Memperkokoh NKRI.  ( Bule )



Baca Juga