Minggu, 3 Mar 2024
Nasional

KSTP Akan Ganggu Keamanan Puncak Papua, Lari Terbirit Ketika Satgas TNI Datang

JAKARTA, – Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) selalu berupaya membuat kekacauan dan aksi teror kepada masyarakat di Papua. Kali ini, KSTP akan melaksanakan aksi teror namun TNI dapat mengantisipasi dan terjadi Kontak Tembak Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw dengan Kelompok KSTP wilayah Tanah Merah (Gome) Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (10/11/2023).

Jumat, 10 November 2023 sekitar Pukul 07.37 WIT, Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw Letkol Inf Afri Swandi Ritonga mendapatkan informasi dari masyarakat setempat bahwa di salah satu honai yang ada di wilayah Tanah Merah terdapat pengumpulan sekitar enam orang yang tidak dikenal dan gelagatnya mencurigakan akan melaksanakan gangguan keamanan.

Mengantisipasi hal tersebut, Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw Letkol Inf Afri Swandi Ritonga memerintahkan Danpos Gome Lettu Inf Reza Pahlawan dengan tiga Tim untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengecekan di Tanah Merah. Ketika Tim Satgas 300 mendekati Honai yang dicurigai tersebut, terdengar teriakan “lari-lari”, kemudian 6 orang pria keluar dari Honai dengan membawa 1 Pucuk Senjata Laras Panjang sambil menembak ke arah personel TNI yang melakukan pemeriksaan.

“Kontak tembak berjalan singkat, kita terus kejar namun KSTP kabur meninggalkan Honai menuju hutan, dan setelah dilaksanakan pemeriksaan dalam Honai didapatkan HT, Teropong dan senter serta barang lainnya,” ujar Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan situasi keamanan wilayah Puncak masih dapat terkendali, masyarakat pun dapat beraktivitas normal.

“Laporan dari Satgas di wilayah Puncak memang benar kejadian tersebut, TNI sudah antisipasi dengan kesiapsiagaan untuk memberikan rasa aman di masyarakat, dan ini berkat informasi dari masyarakat,” jelas Nyoman.

Adapun barang bukti yang dapat ditemukan, yaitu: 1 buah teropong jenis Baigish Rusia, 1 buah HT Kenwood, 1 buah Handphone jenis Merk OPPO, 1 buah telepon genggam Polyponik jenis Merk Nokia, 2 buah senter, 1 buah Headshet HT dan 1 buah teropong kecil.

Otentifikasi : Penkogabwilhan III



Baca Juga