Minggu, 3 Mar 2024
Nasional

KESULITAN DI BIDANG EKONOMI TAHUN 2023 BERDAMPAK LUAS DI MASYARAKAT BOGOR

Bogor.CentralNews24//Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat masih ada sebanyak 25,9 juta orang miskin di Indonesia per akhir Maret 2023. Meski cukup banyak, namun orang miskin ini sudah berkurang 460 ribu orang dibandingkan akhir September 2022, yakni sebanyak 26,36 juta orang.

Kenyataannya berbeda dengan kondisi di masyarakat aslinya. Semua sektor jenis usaha dan dagang tambah lesu pengusaha kecil atau UMKM dari awal tahun 2023 sampai saat ini september 2023.

Jujun pedagang somay menceritakan kondisi usaha semakin melemah dan tidak bisa menguntungkan. Begitu juga pedagang lainnya diwilayah Bogor mengalami krisis dan banyak yang bangkrut.

Apalagi saat ini Beras mahal dan biaya kebutuhan untuk hidup keluarganya jujun juga sangat berat. Mencari pendapatan sehari 50.000 saja tidak tercapai.

Pendapatan semakin mengecil tidak bisa membantu untuk kebutuhan hidup keluarganya. Dirasakan saat ini seperti lebih parah bila di bandingkan di era para pemimpin negara yang lalu.

Saat di tanya oleh awak media apakah ingin pindah ke usaha lain pak jujun maka di jawabnya sangat buruk kondisi usaha lainnya.

Seperti tukang bubur di sebelahnya terpaksa harus membuang buburnya setengah panci setiap hari.

Mengenai masalah kesulitan ekonomi masyarakat di wilayah Bogor maka team investigasi www.jejakkasus.id meminta konfirmasi dan informasi kepada Bapak Rohmat Selamat SH.M.Kn mengenai dampak krisis ekonomi berkepanjangan saat ini.

Keterangan dari Bapak Rohmat. Di Bogor, Jawa Barat, banyak persoalan-persoalan yang mengemuka di masyarakat, yang belum tersentuh dan mampu diselesaikan (solusi) yang berpihak pada kepentingan rakyat, yang urgesi saat ini adalah sektor jenis usaha pedagang kecil yang semakin melemah dan lesu

Maka dari itu baik DPRD yang saat ini masih menjabat dan para calon legislatif harus memiliki kepekaan dan kepedulian sosial yang di atas rata rata.. Jika tidak maka peningkatan kesejahteraan rakyat sulit terwujud.

Sebagai contoh, para pedagang di pasar maupun pedagang kecil kaki lima sangat merasakan ekonomi saat ini yang semakin sulit. Apabila tidak segera disikapi akan menimbulkan efek domino dan membuat rakyat akan semakin terpuruk. Terkait hal ini, Ketua Dewan dan anggota DPRD harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mencari solusi agar rakyat terbebas dari himpitan ekonomi dan kesulitan hidup
Pungkas Rohmat Selamat SH MKn kepada media..( Bule )



Baca Juga